MEMPERKUAT NEGARA
Komitmen Terkait tuduhan penulis bahwa perjuangan HTI bisa menjadi ancaman bagi NKRI, maka saya perlu menegaskan kembali komitmen HTI terhadap keutuhan Indonesia.Misalnya, sejak sebelum Timtim lepas, HTI justru telah memperingatkan Pemerintah tentang skenario asing yang melibatkan PBB melalui Unamet, yang menghendaki Timtim lepas dari Indonesia.
Bahkan ketika akhirnya Timtim lepas, HTI pernah menyampaikan kepada media massa bahwa HTI akan mengambil kembali Timtim dan menggabungkannya dengan Indonesia walaupun butuh waktu 25 tahun!
Demikian pula saat pembicaraan MoU Aceh di Helnsinki, tatkala kalangan tentara khawatir dengan hasil Perjanjian Helsinki, HTI-lah yang berteriak lantang agar Aceh tidak lepas dari Indonesia dan agar Indonesia jangan berada di bawah ketiak pihak asing. HTI pun secara konsisten terus memperingatkan pemerintah tentang kemungkinan keterlibatan asing dalam percobaan disintegrasi di wilayah Ambon dengan RMS-nya atau Papua dengan OPM-nya. Bagi HTI, keutuhan wilayah Indonesia itu final, dalam arti, tidak boleh berkurang sejengkal pun. Disintegrasi Indonesia berarti semakin menyuburkan perpecahan umat.
Perjuangan Lebih Baik
Pernyataan bahwa penerapan perda syariah di beberapa daerah sebagai ancaman NKRI jelas tidak berdasar. Perda syariah sama sekali tidak menyerukan disintegrasi, bahkan dibuat untuk mewujudkan ketertiban masyarakat, dan hasilnya masyarakat semakin tertib dan keutuhan masyarakat juga lebih terjaga.
Dari hasil penelitian, setelah penerapan perda syariah di Bulukumba, tingkat kriminalitas, pembunuhan dan pemerkosaan menurun hingga 80%. Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Barat. Begitu pula penerapan perda zakat di beberapa daerah telah meningkatkan PAD secara cukup signifikan.
Oleh karenanya, apa yang dilakukan HTI bersama ormas-ormas lain dengan perjuangan syariah dan khilafah, tiada lain adalah demi Indonesia ke depan yang lebih baik.
Dalam konteks Indonesia, ide Khilafah yang substansinya adalah syariah dan ukhuwah, juga merupakan bentuk perlawanan terhadap penjajahan baru yang sekarang tengah mencengkeram negeri oleh negara adikuasa. Hanya melalui kekuatan global, penjajahan global bisa dihadapi secara sepadan. Karena itu pula, perjuangan HTI, termasuk penyelenggarakan acara konferensi lalu, bisa dibaca sebagai bentuk kepedulian yang amat nyata dari HTI dalam berusaha mewujudkan Indonesia lebih baik pada masa datang.
Sekulerisasi Pancasila
Terkait dengan pernyataan Sdr Arief bahwa Pancasila sebagai ideologi terbuka bisa menjadi solusi untuk mencegah semakin menyebarnya ideologi asing, dalam kenyataan, ideologi asing kapitalisme dengan jargon demokrasi dan HAM yang transnasional itulah yang kini telah membawa Pancasila menjadi semakin sekuler, dan semakin menjauh dari agama.
Pengamat Politik LIPI, Mochtar Pabotinggi pernah mengatakan bahwa Pancasila bukanlah ideologi negara, melainkan vision of state yang mendahului berdirinya RI. (Pasal 29 UUD 1945) . Artinya dengan visi "negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa" itu, para pendiri negara ingin menegaskan bahwa Negara yang dibangunnya bukanlah sekuler.
Karenanya tidak ada satu pun pasal dalam UUD 1945 yang menolak agama dijadikan sebagai sumber hukum. Bahkan banyak pakar hukum Indonesia yang memberikan penegasan Islam merupakan salah satu sumber hukum nasional.
Sebagai Open ide, sebagaimana yang disampaikan Presiden SBY pada 1 Juni 2006, seharusnya kontribusi agama dalam membimbing visi yang dicita-citakan tidak boleh dibendung, apalagi membenturkannya.
Selanjutnya, apakah penerapan syariat Islam akan mengancam keharmonisan warga negara yang memiliki agama dan keyakinan yang plural? Penting untuk difahami bersama, sebagai agama yang menoleransi kemajemukan agama warganegara, Islam memiliki perspektif bahwa pengaturan urusan ibadah, cara berpakaian, makan, minum, perkawinan dan perceraian dari pemeluk agama lain diserahkan kepada agama masing-masing untuk menjalankan syariat agamanya.
Bilamana syariat Islam dalam posisi sebagai produk hukum sebagaimana hukum yang dihasilkan oleh sosialisme dan kapitalisme telah diadopsi oleh suatu negara yang terdiri atas berbagai pemeluk agama, maka penerapannya sebagai produk hukum bersifat mengikat untuk semua warga negara dalam hukum yang bersifat umum, seperti urusan ekonomi, politik, pendidikan, sanksi hukum dan politik luar negeri, sehingga secara normatif tidak akan pernah terjadi benturan atau disharmoni dalam hubungan antara Muslim dan non-Muslim.
Secara historis, kondisi ini telah dibuktikan oleh sejarah Islam sepanjang 800 tahun ketika Spanyol hidup dalam naungan Islam. Tiga agama besar yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi bisa hidup berdampingan.
Kita tentu harus arif dalam melihat masalah ini, karena bagaimanapun mempertentangkan agama khususnya Islam dengan Pancasila akan membawa kondisi yang kontra produktif. Sementara masalah besar seperti kemiskinan, kebodohan, dominasi asing dalam kebijakan publik jelas-jelas nampak di pelupuk mata kita.
Tujuan : untuk mengelabuhi guru
Latar belakang : tidak mengerjakan artikel
Waktu dan tempat : kelas XI IPA2, 12:40
Rumusan masalah : apa yang kita lakukan untuk mengelabuhi guru ?
Pembatasan masalah : saat kita mengelabuhi guru
Pembahasan : jadi, kita mengelabuhi guru bahwa sudah mengerjakan tugas artikel *padahal gak ngerjakno
Pendahuluan : di karenakan kita MALES ngerjakno artikel
Isi : qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnm
Sekolah. SMAN I Malang. Sepertinya kita (farah, kikik, niar, citra, veta) ga ada niat buat sekolah hari ini. Yang niat cuman LARI KELILING TUGU 2 KALI DAN ITU CAPEK SEKALI. Dasar PPL PMS ! akhirnya, kaki kita semua gemeter lemes, dan itu menyebalkan. Karena kebetulan kelas kita ada diatas, jadi KESEL.
Oke lanjut, pelajaran AGAMA. KOSONG. Dikasi tugas, dan itu nyontek, hebat beud . Agama akhire yo cerita-cerita tentang KTS. Kesurupan maneeeeh, kesurupan maneeeh, pancet ae ceritone. Lalu, istirahat. Galapo-lapo.
Pelajaran fisika, kosong. Semua anak pada sibuk sendiri . citra veta sama niar baca novele silihan. Mboh wekane sopo. Dan fara kikik, TIDUR. Great.
Tiba-tibaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, datanglah seonggok guru yang memakai kerudung ninja hatori, dan tiba-tiba dicuekin anak-anak. Dia ditinggal solat sama anak-anak. Kasiaaaaaan ucuk ucuk ucuk. Teros setelah itu kita dipaksa mengeluarkan hasil artikel kita. Kita pun kacau balau. Sampe bunuh diri. Kita belum mengerjakannya SAMA SEKALI. Kepikiran ae ora --‘’
Kemudian, kita kalang kabut menyusun strategi berperang melawan ninja hatori, dan untungnya kita lebih canggih dari ninja hatori, kita lebih pintar acting daripada ninja hatori, dan kita lebih kreatif ! akhirnya, kikik menyerahkan seonggok flashdisknya yang tidak tau apa isinya, dan ternyata, beruntung sekali kikik masih menyimpan tugas adeknya yang kelas 6SD, dan itulah yang menjadi alibi kita. Artikelnya Cuma 3biji, dan orangnya ada 5onggok. Hebat. Kita bohong.
Farah kalang kabut kopas artikel MENJAGA KEUTUHAN NKRI dan merenamenya. Susah plus mangkelno. Ternyata eh ternyataaa, si ninja hatori ada dibelakang kita, daaaaaaan dia menyuruh kita mengeluarkan hasil artikel ini. Waw ._.
Akhirnya …
Ninja : mana artikel kalian ?
Kikik : ini bu, di flesdis ini bu, ada di laptop
Ninja : sudah selesai ?
Veta : belum bu, masih setengah. Ini belum mateng bu artikelnya
Ninja : ooh yasudah, tapi kalau berlima gini gimana saya meriksanya ? yasudah wes, pokoknya dimatangkan dulu ya. Lehernya diberi tujuan dan latar belakang, lalu pendahuluannya sudah mendukung isinya yaa
Semua : ooh iya buu
Ninja : yasudah, kalo gitu diselesaikan yaa
Farah : eh iki sajakno disuruh bikin artikel apa makalah se kok ada tujuan sama latar belakang ? ngeeeeeeeengg ._.
WAW !! WAAAAW !!! WAAAAAAW !!!! WAAAAAAAAAAAAAAW !!!!!
Kita berhasil ! berhasil ! berhasil ! berhasil ! hore ! we did it ! aw aw aw
Setelah itu kita ditinggal dan kita menyusun naskah ini
Ninja : Selamat pagi
Semua : terdiam dan terbelalak, ‘IKI WES AWAN BUU YOOPO SEH!!’
Kesimpulan : untuk mengelabuhi guru, kita perlu berakting ria.. dan BERHASIL
Kritik dan saran : don’t try this at home ! just try it at school ! :D
Daftar pustaka :
artikel – artikel kikik yang ada di flesdis
ide – ide JAHAT mengelabuhi guru kita (kikik, veta, farah, citra, niar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar