Saat pulang sekolah .. sekolah ini mulai sepi .. kulihat , waktu menunjukkan pukul , 17.17 . gelap , pengajian pengajian di masjid mulai terdengar . kucincing rok panjang ruwi sekolahku ini . melewati koridor koridor kelas . sendiri . menuruni tangga , lega . kulihat dibawah tangga , kau menunggu ku . tidak satu sms atau telpon pun dari dirimu yang masuk ke hape ku , tapi ternyata kau menunggu ku . terharu ? iya :)
Kau tidak sendirian . 2 teman yang menemani mu . satu laki dan satu perempuan . mereka sedang berbincang berdua .
Kau melihatku turun dari tangga dan tersenyum .. begitu aku mendarat pada anak tangga terakhir , kau menyuruhku untuk duduk di depan mu , bukan di sebelahmu .
Posisi ini ..
Kau -> aku [ada jalan] teman perempuan mu -> teman laki laki mu . kami layaknya pasangan . bertatap muka satu sama lain .
Aku berbincang dengan mu , tertawa , tersenyum , cemberut , dll , hampir semua ekspresi kukeluarkan di depan mu . tapi ada yang aneh . setelah berbincang sekian lama , aku baru sadar . mata mu tak melihat ku . kau merespon dengan baik semua perbincanganku , jadi kukira , kau memang sedang HANYA memperhatikan ku . kau melihat .. ke belakangku . ku toleh , kau melihat nya ? tanyaku dalam hati . bukan makhluk halus atau apa . kau melihat teman perempuan mu ? iya ? aku mencoba menjawabnya sendiri , “enggak , aku lihat kamu , sayang” tapi hanya dalam hati . pikiran itu secepat kilat kuhilangkan ! aku yakin , kau hanya melihatku saja :)
Kita berbincang lagi , tapi aku tak tahan . kini mataku coba mendalami matamu . aku menoleh ke belakang lagi . ya , kau memang melihatnya :( meskipun kau merespon semua dongengku , kau melihat nya :( aku berhenti meneruskan cerita ku . terdiam . kau heran . aku tertawa , lalu tersenyum . kau lebih heran lagi . aku tertawa terbahak , hingga tak sadar air mata ku keluar ..
Kau : “lho hei , kenapa?”
Aku : “hahahahaha .. aku baru sadar , kau menyayangiku , tapi kau sangat mencintainya”
Kau benar benar terdiam . sangat lama . aku berhenti tertawa , tidak berhenti menangis . tanganmu mencoba mendarat di atas kepalaku . mengelus nya sambil berkata , “terima kasih , sayang”
Dikutip dari : imajinasi farah :)
2 komentar:
ha ? imajinasi ? berarti bukan real far , ?
real ? kapan aku berani lewat koridor kelas sendirian ? KAGA PERNAH DAH :p
Posting Komentar