awalnya, kukira dicintai dan mencintai itu rumit. karena ada juga yg bilang, cinta itu menyakiti dan disakiti. ada juga yg bilang cinta itu melengkapi dan dilengkapi. ada juga yang bilang, cinta itu memanfaatkan dan dimanfaatkan. ada menyiksa dan disiksa. tapi tau tidak?
semua itu sederhana. mudah saja kau menyakitinya, jika kau tersakiti. mudah saja bagimu memanfaatkan jika kau termanfaatkan *apadeh
jadi bagiku, ya. cinta itu sederhana. sesederhana saat aku melihatmu lewat dengan gaun ungumu yg simple. sesederhana kau membalas sapaan temanku. sesederhana kau membentuk lekukan kecil di bibirmu yg imut. sesederhana matamu melirik heran ke arahku. sesederhana kaki mungilmu berjalan jauh dariku. ya. sesederhana malam itu.
cinta itu mendebarkan dan menyenangkan, saat tiba-tiba kau berdiri di sampingku. cinta itu mendebarkan dan menyenangkan, saat tiba-tiba kau menyingkir karena aku diam-diam memotretmu dari arah samping.
cinta itu mengecewakan, saat kusuruh salah satu temanku bertanya padamu, "udah punya cowo?" dan kau hanya diam. temanku lain menjawabkan, "sudah. sudah punya cowo dia". ya itu mengecewakan.
tapi ada yg bilang, sebelum janur kuning melengkung... ya. apa salahnya.
cinta itu merebut. ya. semakin lama, tubuh kecil itu rasanya selalu ingin diselamatkan dari penjara. entah aku ini penjahat macam apa, sampai tega merebut yg bukan milikku.
cinta itu bahagia. sebahagia melihatmu tanpa lelaki. sebahagia membuatmu hanya menanti pesan dan balasan twitterku. sebahagia melihatmu cemburu karena kedekatanku dengan bidadari lain. dan tanpa sadar, cinta yg menurutku bahagia, menurutmu adalah sebuah neraka.
kau membenciku. kau meninggalkanku. kau membiarkanku bermain asik dengan bidadari lain. dan tanpa sadar pula, aku membuangmu.
cinta itu menyakitkan. kau kesakitan. mungkin kau tak akan pernah mengira aku juga... kesakitan. kau mungkin juga tak pernah tau bahwa aku selalu galaw memikirkan, aku tak pantas untukmu.
cinta itu menyedihkan. melihatmu berjuang menemukan seseorang yg bersedia menopangmu. ya. itu menyedihkan bagiku.
cinta itu dusta. malam itu aku kembali melihatmu. kakimu masih mungil. rambutmu masih tergurai panjang. matamu masih suka melirik sinis. tipe gaunmu juga masih tetap. bibirmu yaaaaa.. masih tetap imut dan menarik. hal sama terulang kembali. temanku menyapamu. kau membalasnya juga masih sama seperti waktu itu. hanya satu yg berbeda. aku.. dengan sengaja tak memperhatikanmu.
cinta itu penyesalan. sejak hari itu, aku dengan sengaja menjauhimu. berharap suatu saat, aku bisa menemukan si cantik yg lain. yg berhasil nyangkut di pinggiran hatiku. tapi setiap kali bulan itu tiba, selalu terasa tak akan ada yg semanis kamu. yg lain emang lebih cantik, tapi masih kamu yg paling manis. ya. itu dia penyesalan. dan ketika sadar, kau sudah tersenyum dengan yg lain, itu sebuah kehancuran.
cinta itu berlebihan. ya mungkin aku berlebihan, karena ternyata tanpa sadar, aku sudah mencintaimu lebih dari setahun. jika bulan itu datang lagi tahun ini, apa aku masih mencintaimu?
hisstory
Tidak ada komentar:
Posting Komentar