Kau. Orang pertama yg berhasil membuat hati ini membuka
pintunya selama 2 tahun lamanya, aku tersiksa dalam kurungannya. Iya. kau ada
dengan membawa kunci yg berbeda, namun bisa membukanya.
Kukira, selama ini mungkin aku kurang membuka diri pada
orang lain. Dan entah mengapa, dengan adanya hadirmu, kunci yg tak senada pun
bisa membuka lebar hati ini. Aku senang. Tapi .. sesuai petuah-petuah cinta yg
ada, katanya .. senang yg kau rasa, akan setimpal dengan sakit yg kau dapat.
Itu bullshit. Menurutku, ketika aku bersamamu, aku bisa menjadi dirimu, bisa
menjadi aku, bisa menjadi orang lain. Awalnya. Iya. ternyata hanya awalnya.
Kata kata tadi yg kukira bullshit, benar. benar adanya. Kata jun pyo, disaat
aku mulai serius dengan apa yg aku lakukan, kau selalu mengehampaskan
perasaanku. Iya. kau melemparnya dari ketinggan 10ribu kaki dari permukaan
bumi.
Tapi terima kasih. Setidaknya kau bertanggung jawab. Dengan?
Tentunya dengan caramu yg tidak 100% meninggalkanku hanya untuknya. Jika kau
ingin tau apa yg kurasakan? Kau adalah satu satunya orang yg akan 1000 kali
lebih mengerti daripada aku sendiri bagaimana perasaan ini .. untukmu :)
Paling tidak, terimakasih atas kunci yg kau berikan ini.
Walaupun tak setipe, tak sepadan, dan tak sesuai, benda kecil ini berhasil
membukakan pikiranku. Bagaimana menjadi dirimu, diriku, dan orang lain.
Inspired by Riskha Ayu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar